Arsip untuk April, 2009

Lagu Karo

Posted in Budaya on April 5, 2009 by jambalbatu

Minggu lalu seorang teman meminjamkan koleksi lagu karonya, yang kemudian saya pindahkan ke iphone , supaya setiap hari bisa mendengarkannya. Dan sejak beberapa hari lalu sambil berjalan ke suatu tempat, saya menikmati lagu karo. Sebenarnya kebiasaan ini sering saya lakukan ketika saya tinggal di Indonesia, setiap bepergian ke suatu tempat atau ke kota lain, di mobil selalu mendengarkan lagu karo, apalagi kalo lagi perjalanan bandung – Jakarta – bandung, ketika memasuki kawasan Puncak, sudah pasti saya akan memasang lagu karo, saya buka kaca lebar-lebar dan menyalakan 234 :P , karena lingkungannya yang mengingatkan saya dengan Tanah Karo. Nah beberapa hari ini saya mendengarkan lagu karo kembali sambil jalan, kali ini sih jalan kaki hehehe, tapi di singapura, sesuatu hal yang belum pernah aku alami, sepertinya terjadi sesuatu yang berbeda gitu, lagu karo yang dalam imaginasi aku itu tergambarkan dengan suasana tanah karo yang pengunungan, kampung dll, sekarang saya dengarkan di suatu lingkungan yang bisa kita anggap sebagai perwakilan dari kehidupan modern, saya mendengarkan lagu karo sambil naik kereta bawah tanah, sambil berjalan di pusat perbelanjaan sepanjang orchard, sambil melihat mobil Ferrari, Roll Royce atau Lamborghini berlalu lalang. Tiba-tiba saja sosok lagu karo dalam imaginasi aku berubah hehehe…yaaa rada aneh juga sih dalam perasaanku. Tetap saya mencoba merasakan, menikmati, menyelami kata-kata dalam lagu karo tersebut, namun rada susah, karena imaginasi saya tentang karo yang pegunungan dan kampong tidak terwakili dengan kondisi disekitar saya yang dipenuhi oleh gedung bertingkat, mobil mewah, pusat perbelanjaan dengan merek-merek terkenal seperti LV, Gucci, dan lain-lain. Aneh juga ya, saya pikir mendengarkan lagu itu tidak terpengaruhi oleh tempat, maksudnya, ya dengerin lagu Paul Pott, atau sapa gitu di Jakarta, Singapura, London atau New York ya harusnya sama aja kan. Namun selaiin keanehan itu, ada juga rasa bangga ketika saya menyadari saya mendengarkan alunan alat music karo itu di Singapura, saya membayangkan kalo ada ahli music karo meramunya dalam suatu konser seperti yang dilakukan Vicky Sianipar, dengan arrangement yang luar biasa dan ditampilkan di gedung Esplanade, keren kali ya. Membayangkannya saja sudah merinding hihihi….sudah ah mimpi aja kamu.. Cheers…