“Keberhasilan”

Sebenarnya saya sedang kerja sih di rumah, sedangkan istri dan adik ipar saya menonton film yang dibintangi oleh yosi – project pop, judul ndak tau sih nanti aku check deh hehehe.
Di film itu yosi digambarkan sebagai manager menengah di sebuah perusahaan asuransi yang gelisah dengan keadaannya saat ini, dimana teman-temannya yang lain sudah menduduki kedudukan tinggi dan di perusahaan yang bonafide. Tapi baru setengah filmnya ya, ndak tau endingnya gimana :P
Ditengah-tengah saya bekerja, jalan cerita film ini menyita pendengaran saya yang pertama dan yang kedua menyita pikiran saya sehingga akhirnya saya memutuskan untuk menghentikan sementara pekerjaan saya dan menulis.
Yaaaaa jalan cerita yang dilakoni oleh yosi project pop mungkin menjadi kenyataan bagi sebagian besar pekerja dimana pun dia berada, entah di new York atau di Jakarta sekalipun. Dan kenyataan itu membuat saya mengingat kembali masa-masa ketika saya di bandung dan Jakarta.
Masa-masa sulit kali ya, bisa dikategorikan seperti itu, walaupun sebenarnya sekarang juga masih sulit juga sih hehehe, tapi ya jauh lebih sulit ketika saya 4 tahun di Jakarta. Kerja dengan gaji yang sangat pas-pasan, sementara teman-teman lain yang sama-sama lulus dari sekolah yang sama, atau temen-teman bermain yang telah menjadi orang di perusahaan multinasional.
Sebelumnya saya ingin menceritakan masa kuliah saya. Hmm saya kuliah lumanyan dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap, seperti mobil, HP, uang jajan yang cukup dll deh. Namun semua itu hilang seiring dengan meninggalnya ayah. Dan bertahun-tahun setelah itu, pada era saya dijakarta, teman saya yang biasanya nebeng dimobil saya untuk pulang atau jalan-jalan, sekarang memberikan tumpangan dengan mobil BMWnya, hehehe, ironis ya…tapi ya itulah kenyataan…jadi inget kata-kata teman saya di Melbourne…kenyataan itu pahit nic hehehe…
Ya kembali ke masa sulit..masa itu saya lalui selama sekitar 4 tahun, bekerja di Jakarta, iri sekali dengan lingkungan, dengan teman, dan yang paling parah adalah saya tidak tau saya bakalan jadi apa untuk 5 atau 10 tahun yang akan dating. Tapi ya karena ndak tau, akhirnya saya jalani saja dengan segala ketekunan, dan kejujuran yang saya miliki…(karena Cuma itu yang dimiliki :P )
Dan akhirnya tahun 2006, setelah menikah, saya pindah ke singapura, karena istri saya berbisnis disini…nah disinilah titik balik semuanya…madesu alias masa depan suram yang selama ini meliputi hidupku sedikit demi sedikit terkuak, dan cahaya sinaran masa depan yang lebih baik mulai tersibak.
Saya sih sebenarnya pengen berbagi beberapa nilai yang saya rasakan ketika menjalani masa sulit tahap keberapa ya…(ndak tau juga sih hehehe) dalam hidup saya, yang pertama adalah memiliki pendidikan yang cukup, tekun, jujur dan bekerja keras. Setelah itu kesempatan demi kesempatan akan muncul karena yakinlah ada orang yang Pencipta kita gunakan untuk menjadi pembimbing kita melewati masa-masa sulit dan memberikan kesempatan itu.
Semoga berarti

Satu Tanggapan ke ““Keberhasilan””

  1. Jadi bikin semangat hidupku yg hampir punah ini ,oleh keputuasaan yg aku anggap ga ada lagi jalan menuju perubahan,makasih mas atas lelucun kehidupan yg mas nico pernah rasakan,akhirnya aku sadar,keputuasaan itu ga di benarkan,oleh seiringnya detakkan jam di dindin

Tinggalkan Balasan