seal-penyanyi inggris dan tony chen-ceo microsoft indonesia
Ide tulisan ini muncul setelah saya membaca majalah swa edisi ke empat yang mengulas the best ceo 2008 dan menonton acara oprah winfrey season 22. Jika anda ingin mengetahuinya secara ringkas mengenai acara oprah tersebut, and bisa akses http://www.people.com/people/article/0,,20153804,00.html. Ada yang luar biasa yang saya dapatkan dari sosok Seal, penyanyi sukses kulit hitam asal amerika dan Tony chen- CEO Microsoft Indonesia.
Pertama saya ingin bercerita tentang luar biasanya Tony Chen. Saya membaca di swa tentang perjalanan karier beliau, namun ketika saya melihat CVnya, saya terkejut ketika mengetahui ternyata pak tony chen ini lulusan dari universitas islam nusantara bandung. Saya berasal dari bandung dari lulus dari salah satu universitas di bandung, dan ayah saya adalah lulusan universitas tersebut, yang dikenal dengan singkatan Uninus. Jadi saya sedikitnya mengetahui bagaimana Uninus. Mungkin tidak banyak lulusan uninus yang memiliki jabatan atau menjadi orang penting di Indonesia, tidak sebanyak lulusan uni lainnya di bandung seperti ITB, Unpad atau Unpar. Mungkin ketika pertama kali Pak Tony Chen melamar kerja, bagian SDM perusahaan tersebut menolak mentah-mentah aplikasinya, namun apa yang terjadi setelah puluhan tahun, beliau menjadi CEO Microsoft.
Menurut pengamatan saya, biasanya orang-orang yang menduduki jabatan kelas satu itu adalah lulusan universitas yang terkenal, malah mayoritas kalau saya perhatikan, apalagi kalau membaca kolomnya siapa dia di Swa, kebanyakan orang-orang itu lulusan luar negeri. Namun yang bisa dibuktikan oleh Pak Tony Chen adalah sesuatu yang luar biasa, saya menilainya sangat luar biasa, bisa mengalahkan mitos selama ini bahwa jadi pemimpin atau ceo perusahaan kelas satu harus lulusan dari universitas terkenal atau lulusan luar negeri.
Ini luar biasa yang pertama
Luar biasa yang kedua. Sebagian dari anda mungkin tahu siapa Seal, penyanyi amerika yang berkulit hitam. Mungkin sebagian besar wanita di dunia ini tidak akan tertarik dengan penampilan fisik Seal, apalagi kalau dia bukan penyanyi kelas dunia. Namun kembali dia bisa mengalahkan mitos penilaian orang , ternyata penampilan fisik bukanlah segalanya, dia bisa menyakinkan dan menjadikan Heidi Klum sebagai pendamping hidupnya.Luar biasa…..
Secara fisik rata-rata pria didunia ini, ndak akan pernah kepikiran tuh bisa menikahi “angel” seperti Heidi Klum, Fotomodel kelas dunia, sekelas Cindy Crawford, tapi Seal telah membuktikannya.
Dari kedua hal ini saya mendapatkan hikmah bahwa jika kita merasa berada di bawah kelas dari suatu nilai yang diciptakan oleh masyarakat di dunia ini, atau penilaian yang ada misalnya “ah kamu kan bukan lulusan universitas terkenal, atau wah kamu kan ndak tampan gimana bisa mendapatkan dia” kedua orang ini, Seal dan Tony Chen, bisa menjadi bukti bahwa penilaian itu hanyalah ciptaan manusia , namun semuanya kembali kepada diri kita, dimana sebenarnya kita bisa melawan penilaian-penilaian yang diciptakan oleh manusia ini, seperti yang telah dilakukan kedua orang tersebut.
Semoga bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.
Maret 16, 2008 pada 8:44 am
Yah bgitu lah hidup, gak ada rumus yang pasti….Kalo kita punya mimpi dan berusaha utk menggapai mimpi itu, Tuhan gak akan diam aja….